Subscribe Us

 

Bekam untuk Mengatasi Sakit Kepala Membandel


Sudah Dipijat, Minum Obat, Tetap Sakit? Ini Solusinya!

ABU AULIA, Jakarta - Sakit kepala membandel adalah salah satu keluhan yang paling sering dialami banyak orang. 
Rasa nyeri yang muncul berulang, kadang setelah dipijat, diminumkan obat dokter, atau bahkan istirahat, tetap saja tak kunjung hilang. 
Bagi sebagian orang, kondisi ini bisa sangat mengganggu produktivitas, konsentrasi, bahkan kualitas hidup sehari-hari.

Namun, Islam sebagai agama yang rahmatan lil-‘alamin tidak hanya memberikan petunjuk dalam urusan ibadah, tetapi juga dalam menjaga kesehatan. 
Salah satu metode penyembuhan alami yang diwariskan dari Rasulullah ﷺ adalah bekam (hijamah).


Bekam di Kepala (Ummul Mughīṡ)

Dalam praktik pengobatan sunnah, bekam di bagian kepala dikenal dengan istilah أم المغيث (Ummul Mughīṡ). 
Titik bekam ini sudah masyhur disebutkan dalam kitab-kitab thibbun nabawi dan terbukti bermanfaat dalam mengatasi sakit kepala yang bandel.

Rasulullah ﷺ sendiri memberikan teladan langsung tentang hal ini. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa beliau pernah melakukan bekam di bagian kepala:
عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: "احْتَجَمَ النَّبِيُّ ﷺ وَهُوَ مُحْرِمٌ عَلَى أَمِّ الْمُغِيثِ"
Dari Anas radhiyallahu 'anhu berkata: Nabi ﷺ berbekam saat beliau dalam keadaan ihram di bagian 'ummu al-mughith". Hadis ini diriwayatkan 
(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini menegaskan bahwa bekam di kepala bukan hanya praktik biasa, melainkan bagian dari tuntunan Nabi ﷺ.


Kenapa Sakit Kepala Bisa Membandel?

Menurut ilmu medis modern, sakit kepala bisa disebabkan oleh banyak faktor:
    • Tegangan otot akibat stres berlebihan.
    • Pola tidur tidak teratur.
    • Peredaran darah yang kurang lancar.
    • Konsumsi makanan atau minuman tertentu (misalnya kopi, alkohol, MSG).
    • Faktor psikis seperti cemas dan depresi.

Bekam hadir sebagai solusi alternatif yang tidak hanya menenangkan, tetapi juga melancarkan peredaran darah, mengurangi toksin dalam tubuh, dan memberikan efek relaksasi alami.


Testimoni Nyata: Sakit Kepala Reda Setelah Berbekam

Banyak pasien yang sudah mencoba berbagai cara namun tetap tidak menemukan kesembuhan akhirnya merasakan perubahan signifikan setelah melakukan bekam di titik kepala. 
Dengan izin Allah, sakit kepala yang menahun bisa mereda bahkan hilang.

Metode ini dilakukan dengan mengeluarkan darah kotor dari titik tertentu, sehingga tubuh terasa lebih ringan, kepala lebih segar, dan rasa nyeri berkurang.


Kapan Sebaiknya Bekam Dilakukan?

Dalam riwayat lain, Rasulullah ﷺ juga memberikan tuntunan waktu bekam yang baik, yaitu pada tanggal-tanggal tertentu dalam kalender hijriah:
17, 19, dan 21 bulan hijriah.

Namun di luar itu, bekam tetap bisa dilakukan sesuai kebutuhan medis pasien.


Catatan Penting:
    • Bekam sebaiknya dilakukan oleh terapis profesional yang mengerti titik-titik sunnah dan teknik higienis.
    • Pastikan peralatan bekam steril untuk menghindari risiko infeksi.
    • Konsultasikan dengan dokter bila Anda memiliki penyakit bawaan tertentu.


Bekam bukan sekadar tradisi, melainkan bagian dari warisan Rasulullah ﷺ yang terbukti bermanfaat bagi kesehatan. 
Sakit kepala yang membandel sekalipun, dengan izin Allah, bisa diatasi melalui metode ini.

Jangan ragu untuk mencoba bekam di titik Ummul Mughīṡ sebagai ikhtiar sehat yang penuh berkah.


(as)
#Bekam #Hijamah #SakitKepala #UmmulMughis #ThibbunNabawi #SunnahSehat #TerapiSunnah #BekamKepala