Ia berakar pada hadits-hadits Nabi ï·º yang menganjurkan umatnya melakukan hijamah sebagai ikhtiar menjaga kesehatan.
Namun, di balik nilai spiritual dan historisnya, bekam kini menjadi topik yang semakin mendapat perhatian dari dunia medis modern.
Pertanyaannya, apa sebenarnya efek bekam pada tubuh manusia?
Bekam dalam Perspektif Islam
Bekam (hijamah) memiliki landasan kuat dalam ajaran Islam. Rasulullah ï·º bersabda:
Hadits ini tidak hanya menegaskan kedudukan bekam sebagai metode pengobatan yang dianjurkan, tetapi juga menunjukkan relevansinya sebagai praktik kesehatan preventif maupun kuratif.
Bekam dalam Kacamata Medis Modern
"Ø¥ِÙ†َّ Ø£َÙ…ْØ«َÙ„َ Ù…َا تَدَاوَÙŠْتُÙ… بِÙ‡ِ الْØِجَامَØ©ُ"Sesungguhnya sebaik-baik pengobatan yang kalian lakukan adalah hijamah (bekam).” (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadits ini tidak hanya menegaskan kedudukan bekam sebagai metode pengobatan yang dianjurkan, tetapi juga menunjukkan relevansinya sebagai praktik kesehatan preventif maupun kuratif.
Mekanisme Kerja Bekam
Secara medis, bekam dilakukan dengan cara memberikan tekanan negatif pada kulit menggunakan alat khusus, kemudian dilakukan sayatan tipis untuk mengeluarkan darah. Mekanisme ini diyakini memberi beberapa efek:
Mengeluarkan darah kotor (detoksifikasi)
Mengeluarkan darah kotor (detoksifikasi)
Bekam dipercaya membantu mengurangi tumpukan metabolit dan racun dalam tubuh melalui aliran darah.
1. Melancarkan sirkulasi darah
1. Melancarkan sirkulasi darah
Tekanan negatif saat bekam merangsang pembuluh darah kecil dan jaringan sekitar sehingga aliran darah menjadi lebih optimal.
2. Merangsang sistem imun
2. Merangsang sistem imun
Proses bekam memicu respon imun tubuh. Tubuh menafsirkan sayatan kecil sebagai “cedera ringan” sehingga meningkatkan produksi antibodi dan sel darah putih.
3. Efek analgesik (pereda nyeri)
3. Efek analgesik (pereda nyeri)
Banyak pasien melaporkan berkurangnya nyeri otot, migrain, hingga pegal-pegal setelah bekam. Secara fisiologis, hal ini terkait dengan pelepasan endorfin alami.
Efek Bekam yang Terlihat pada Tubuh Manusia
Efek bekam dapat dilihat baik secara langsung maupun jangka panjang:
- Perubahan warna kulit sementara
Area yang dibekam biasanya meninggalkan bekas kemerahan atau kebiruan akibat pecahnya kapiler darah. Ini wajar dan akan hilang dalam beberapa hari.
- Rasa ringan dan segar
- Mengurangi keluhan kesehatan
Berbagai penelitian menunjukkan bekam dapat membantu menurunkan tekanan darah, meredakan nyeri punggung, hingga memperbaiki kualitas tidur penderita insomnia.
- Efek psikologis-spiritual
Bagi Muslim, bekam tidak hanya terapi fisik tetapi juga ibadah. Ada kepuasan batin karena menjalankan sunnah Nabi ï·º.
Bekam dalam Kacamata Medis Modern
Meskipun sebagian kalangan medis masih skeptis, riset-riset mutakhir mulai mengungkap manfaat bekam:
Namun, para ahli menekankan bekam bukan pengganti pengobatan medis, melainkan terapi pendamping yang perlu dilakukan dengan prosedur higienis oleh praktisi terlatih.
- Studi klinis di Asia dan Timur Tengah menunjukkan bekam membantu menurunkan kadar kolesterol, gula darah, dan tekanan darah.
- Terapi komplementer: WHO memasukkan hijamah sebagai salah satu complementary and alternative medicine yang bisa mendampingi pengobatan modern.
- Efek antiinflamasi: Beberapa riset mendeteksi adanya penurunan mediator inflamasi dalam darah pasca bekam, yang bermanfaat bagi penderita penyakit peradangan kronis.
Namun, para ahli menekankan bekam bukan pengganti pengobatan medis, melainkan terapi pendamping yang perlu dilakukan dengan prosedur higienis oleh praktisi terlatih.
Catatan Penting Sebelum Bekam
Sebelum melakukan bekam, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Pastikan dilakukan oleh terapis berpengalaman.
- Gunakan alat bekam yang steril sekali pakai.
- Hindari bekam jika sedang anemia berat, hamil trimester awal, atau memiliki gangguan pembekuan darah.
- Lakukan dengan niat ikhtiar, bukan sekadar mengikuti tren.
Bekam (hijamah) adalah terapi yang memiliki dimensi ganda: spiritual sebagai sunnah Nabi ï·º, sekaligus ilmiah sebagai metode pengobatan tradisional yang mulai diakui dunia medis.
Efeknya nyata, baik pada fisik, psikologis, maupun spiritual manusia.
Namun, sebagaimana ikhtiar kesehatan lainnya, bekam harus dilakukan dengan benar, aman, dan tidak berlebihan.
#Bekam #Hijamah #TerapiSunnah #PengobatanIslam #KesehatanHolistik #ManfaatBekam #TerapiKomplementer #Detoksifikasi #SehatDenganSunnah #HijamahTherapy


